Olahraga Dan Penyakit Zaman Modern
Abstract
Setiap orang mengimpikan tubuh yang sehat, ideal, hal ini wajar-wajar saja, akan tetapi banyak yang menjalani pola hidup sehat dan idal dengan cara yang kurang tepat sehingga tubuh terlihat sehat dan ideal tapi tidak bugar dan kuat. Oleh karena itu, sangat penting bagi mereka yang menjalani pola hidup seperti dimaksud perlu untuk mereviu kembali pola dan metode dalam menjalani konsep hidup sehat dan bugar melalui aktivitas olahraga yang teratur maupun terencana serta terstruktur. Kecanggihan teknologi merupakan salah satu yang sangat mempengaruhi cara hidup manusia moderen saat ini, sehingga membuat manusia melalaikan pola kehidupan produktif, yang sebenarnya pola hidup dimaksud sangat berperan dalam menjaga maupun meningkaktkan kesehatan dan kebugaran fisik mereka. di samping itu gaya hidup yang sangat berpotensi terhadap berpenyakit saat ini kurang dipedulikan, seperti konsumsi makanan dan minuman yang berindikasi ragam jenis penyakit.
Downloads
References
C.K. Giam. (1993). Ilmu Kedokteran Olahraga. Jakarta : Binarupa Aksara.
Fox E et al., (1993). The Physiological Basis for exercise and Sport. WM. C. Brown Communication, Ins., USA. pp. 16-25,101, 136-150, 285-289.
Frisina JP, Gauderi S, Cable T, Keast, Palmer TN. (1993). Effect of Acute Exercise on Lymphocite Sub Set and Metabolic Activity. Int. J. Sport Med., 15(1).
Harsuki. (2003). Perkembangan Olahraga Terkini (Kajian Para Pakar). Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Herbert Haag. (1994). Theoritical foundation of Sport Science as a Scientific Discipline Contrubution To A Philosophy Of Sport Science. USA. Philosophy Documentation Center.
Junusul Hairy. (2001). Dasar-Dasar Kesehatan Olahraga. Jakarta : Pusat Penerbitan Universitas Terbuka
Junusul Hairy. (2001). Fisiologi Olahraga. Jakarta : Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Jonathan Kuntaraf, Kahleen l. Kuntaraf. (1992). Olahraga Sumber Kesehatan (terj.Eddy E. Saerang). Indonesia : Indonesia Publishing House.
Kuntaraf, Kathleen Liwijaya dan Jonathan Kuntaraf. (1992). Olahraga Sumber Kesehatan. Bandung: Advent Indonesia.
Kumae T. (1987). Change in Serum Immunoglobulin Levels and Neutropilic Phagocytosis After Exercise. J Phys. Fitness sport Med 36:61-71
McCarthy dan Dale, (1988). The Leucocytosis of Exercise: A Riview and Model. Sport Medicine
Mackinon LT, (1992). Exercise and Immunology. Champaign: Human Kenetics Publisher Inc.
Nieman DC, Berg LS, Simpson-Westerberg M, Arabatzis K, et al. (1994). Effects of longendurance on immune system parameters and Lymphocite Function in Experienced Marathoners. International of Journal of Sport Medicine, 10; 317- 323
Norin AJ. (1989). Introduction to Immunobiologic. Concept. In (Miller AH, eds).
Pekik Irianto, Djoko. (2000). Dasar-dasar Latihan Kebugaran. Yogyakarta: Lukman Offset.
Santosa Giriwijojo. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung. PT. remaja Rosda Karya
Sukadiyanto. (2005). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta: Pendidikan Kepelatihan Olahraga. FIK UNY.
Sumosardjuna, Sadoso. (1996). Pengetahuan Praktis Kesehatan Dalam Olahraga. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Setyawan S. (1995). Pengaruh Latihan Fisik Aerobik dan Anaerobik terhadap Pola Respon Ketahanan Tubuh. Desertasi. Universitas Airlangga. Surabaya
Sadoso Sumosardjuno. (1993). Pengetahuan Praktis Kesehatan Dalam Olahraga. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Surkina LD dan Kozlovskoya LD. (1980). Blood Leucocythocis In Sportmen During Adaptation To Exercise. Lab Delo
Tim Redaksi. (2010). Sehat Dan Bugar di Usia Lanjut. Yogyakarta: Banyu Media.
Akses Internet:
https://satujam.com
http://indonesiaindonesia,com/f/19039-hubungan-olahraga-and-sistem-kekebalan
http://analisadaily.com/index.php?option=com http://cybermed.cbn.net.id/cbprti/cybermed/detail.aspx

