Karakter Sosial Budaya Pendidikan Jasmani dan Olahraga

  • Ahmad Lamusu PJKR Fakultas Olahraga Dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo

Abstract

Karakter sosial budaya pendidikan jasmani dan olahraga merupakan suatu gejala sosial budaya yang perlu diamati dalam masyarakat modern, yakni adanya pertumbuhan aktivitas jasmani dan olahraga dalam mengisi waktu senggang. Aktivitas tersebut merupakan usaha untuk mempromosi olahraga dikalangan masyarakat luas yaitu gerakan sport for all atau olahraga untuk segenap anggota masyarakat, yang membuktikan bahwa olahraga bukan semata-mata monopoli sekelompok masyarakat yang berkemampuan lebih baik, terutama dalam hal keterampilan. Bentuk-bentuk aktivitas jasmani dan olahraga yang diterima atau dapat terserap oleh pesertanya adalah yang dapat diterima secara menyenangkan dan dapat diikuti sesuai dengan potensi fisik dan sosio-budaya setempat.


Kegiatan atau bentuk olahraga  yang dijalaninya, sebagaian besar atau hampir seluruhnya adalah bagian jasmani dan olahraga modern yang baku, yakni yang dipandang sebagai bagian dari kegiatan masyarakat  Sehingga pada masyarakat yang majemuk seperti inilah, dan dengan dukungan sarana dan prasarana yang relatif lebih baik yang berorientasi kearah efisien dan efektifitas, tingkat prestasi olahraga modern (yang dipertandingkan atau dilombakan pada peristiwa nasional maupun internasional) relatif lebih beragam dan lebih maju.


Pembinaan olahraga  di sekolah-sekolah, atau peningkatan potensi olahraga prestasi yang mengacu pada karakteristik kelompok masyarakat, atau orang-orang yang dijadikan sasaran pendidikan yang selalu memperhitungkan aspek sosio-bio-budaya masyarakat yang bersangkutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ateng (2002), Azas dan Landasan Pendidikan Jasmani, Jakarta: Depdikbud

Agusta Husni, (2010), Buku Pintar Olahraga, Jakarta: Mawar Gempita

Christopher (1998), Sport International, (Olahraga Sebagai Fenomena Sosial Kontemporer: Penjelasan Fungsi), Budapest Hungary: The Hungarian University Of Physical Education in Budapest.

Harsuki (2003), Perkembangan Olahraga Terkini, Kajian Para Pakar, Jakarta: Divisi Buku Sport PT. Rajagrafindo Persada.

Harsuki (2004), Olahraga Indonesia Dalam Prespektif Sejarah, Jakarta: Diknas Ditjen Olahraga

H a a g, (1994), Sport Science Studies, Theoretical Foundation Of Sport Science as a Scientific Discipline, Federal Republic Of Germany: Verlag Karl Hofmann Schorndorf.

Lutan (1998), Belajar Keterampilan Motorik Pengantar Teori dan Metode, Jakarta: Depdikbud Ditjen Dikti

Pangrazi dan Dauer. (1995). Dynamic Physical Education For Elementary School Children, Massachusetts: Allyn and Bacon, Inc.

Samsudin (2008), Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan SMS/MA, Jakarta: Prenada Media Group

Schmidt. R. A. (1991). Motor Learning and Performance, USA: Human Kinetics Books

Siedentop. (1991). Developing Teaching Skills in Physical Education, California: Field

Victor Simanjuntak (2008), Pendidikan Jasmani dan Kesehtan, Jakarta: Diknas Dikti.
Published
2018-11-09
How to Cite
LAMUSU, Ahmad. Karakter Sosial Budaya Pendidikan Jasmani dan Olahraga. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 4, n. 4, p. 455-464, nov. 2018. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/122>. Date accessed: 28 may 2026.