Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Lingkungan Alam dan Buatan melalui Pendekatan CTL di Kelas Bawah SDN 11 Telaga Biru
Abstract
Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas bawah SDN 11 Telaga Biru pada materi lingkungan alam dan lingkungan buatan. Berdasarkan penelitian, data pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa adalah 73,84%. Selanjutnya tetap dilakukan siklus II sebab masih terdapat siswa yang belum tuntas. Setelah dilakukan siklus II, nilai rata-rata siswa adalah 78,90%. Adapun aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 60% menjadi 75%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Kata kunci: hasil belajar, CTL
Downloads
References
Arikunto, S. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Arwati. (2005). Implementasi Metode Inkuiri dalam Pembelajaran IPA pada Pokok Bahasan Penyakit. Malang: Universitas Negeri Malang.
Barlia, L. (2006). Mengajar dengan Pendekatan Lingkungan Sekitar. Jakarta: Erlangga.
Bundu, P. (2006). Penilaian Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Sains-SD. Jakarta: Depdiknas Dirjen Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.
Cholil. (2006). Pendidikan Ilmu Pengetahuan IPS/Wawasan. Medan: UNIMED.
Darmodjo, H. (1992). Pendidikan IPA II. Jakarta: Depdikbud.
Depdikbud. (1993). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Depdiknas. (2002). Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning (CTL). Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Tingkat SD/MI (KTSP). Jakarta: Depdiknas KKPS Kabupaten Malang.
Depdiknas. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Tingkat SD/MI (KTSP). Jakarta: Depdiknas KKPS Kabupaten Malang.
Dimyati & Mudjiono. (1994). Belajar dan Pembelajaran Motivasi. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah. (2002). Pengertian Belajar & Motivasi Belajar. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Hamalik, O. (2007). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Hamalik, O. (2010). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Jasin, M. (2006). Ilmu Ilmiah Dasar. Jakarta: Citra Niaga.
Johnson, E.B. (2007). Contextual Teaching and Learning. Bandung: MLC.
Johnson, E.B. (2009). Contextual Teaching & Learning. Jakarta: MLC.
Johnson, E.B. (2017). Contextual Teaching and Learning Menjadikan Kegiatan Belajar Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Bandung: Mizan Learning Center.
Lumsden, L.S. (1994). “Makalah Motivasi Belajar Peserta Didik (alih bahasa)”. Diterima dari http://learn2study.org/teacherrs/motivation.htm.
Muchith, M.S. (2008). Pembelajaran Kontekstual. Semarang: RaSAIL Media Group.
Mulyasa. (2005). Menjadi Guru Profesional. Bandung: Rosda Karya.
Muslich, M. (2009). Melaksanakan PTK itu Mudah. Jakarta: Bumi Aksara.
N.K., Rostiyah. (1989). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Bima Aksara.
Nasution, N. (2005). Pendidikan IPA di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Nurhadi. (2004). Pembelajaran Kontekstual, Contextual Teacing and Learning dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.
Nurman. (2006). Belajar & Pembelajaran Teori-Teori. Jakarta: Rineka Cipta.
Riyanto, Y. (2010). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta: Media Group.
Rusyan, A.T. (1989). Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosda Karya.
Samatowa, U. (2006) Bagaimana Membelajarkan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.
Samatowa, U. (2010). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks.
Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sapriati, A. (2008). Pembelajaran IPA di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Sardiman. (1986). Fungsi Motivasi dalam Belajar. Jakarta: Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Subiyanto. (1990). Strategi Belajar Mengajar IPA. Malang: IKIP.
Sudrajat, A. (2008). “Hakikat Belajar”. Diterima dari http://akhmadsudrajat.wordpress.com hakikat-belajar.
Tukiran, T. (2010). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Alfabeta
Usman, U. (1993). Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya

