Efektivitas Strategi Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstract
Tourism is a strategic sector that plays a significant role in promoting regional economic growth, requiring competent human resources to enhance destination competitiveness. This study aims to analyze the effectiveness of tourism human resource competency development strategies in Gunungkidul Regency. A descriptive qualitative approach with SWOT analysis was employed. The findings indicate that the implemented strategy increased competency certification by 287% in 2024. However, certification coverage remains limited due to budget constraints, geographical challenges, and the predominance of self-taught workers. Cross-sector collaboration and strengthened competency standardization policies are essential to support sustainable tourism development.
Downloads
References
Amoiradis, C., Velissariou, E., & Stankova, M. (2021). Tourism as a socio-cultural phenomenon: A critical analysis. Journal of Social and Political Sciences, 4(2), 10–21. https://doi.org/10.31014/aior.1991.04.02.271
Aris, M., Agustang, A., & Idhkan, A. (2021). Efektivitas pelayanan aparatur sipil dalam meningkatkan pelayanan publik. Jurnal Governance and Politics Universitas Negeri Makassar, 1(1).
Azkar, M. (2022). Ekowisata Kerujuk yang merupakan destinasi wisata yang berada di Lombok Utara. Resona: Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 7(2), 181–199.
Amalia, D. Y. (2022). Efektivitas standar operasional prosedur (SOP) pelayanan publik pada masa pandemi Covid-19 di Kantor Camat Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu. (Skripsi).
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches. SAGE Publications.
Dasman, J. M., Amirulloh, M. R., & Sampurna, R. H. (2020). Strategi Dinas Pariwisata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada bidang kepariwisataan di Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 7(3), 517–524.
Ikbal, M. (2014). Efektivitas bantuan pemerintah Jerman dalam program reformasi birokrasi di Indonesia (Studi kasus di Kementerian Dalam Negeri periode 2010–2014). Universitas Indonesia.
Jusdiana Ahmad, A., Hakim, L., Mustari, N., & Fatmawati, F. (2024). Strategi pengembangan sumber daya manusia sektor pariwisata melalui partisipasi masyarakat. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1), 252–261. https://doi.org/10.37329/ganaya.v7i1.3113
Makal, J. T., Lengkong, F. D. J., & Londa, V. Y. (2021). Efektivitas pengelolaan objek pariwisata wilayah Woloan Raya Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon. Jurnal Administrasi Publik Universitas Sam Ratulangi, 7(107).
Mardiyantoro, C., Herlina, H., & Mulyeni, S. (2023). Strategi pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi kreatif dalam peningkatan pariwisata. Jurnal Soshum Insentif, 6(1), 62–74. https://doi.org/10.36787/jsi.v6i1.1201
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2008). Human resource management (12th ed.). Thomson South-Western.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Ni Putu Yuliani, Vipriyanti, N. U., Sumantra, I. K., & Sudipa, N. (2025). Strategi pengembangan desa wisata harmonis berbasis kearifan lokal di Desa Bangli Kecamatan Baturiti. Jurnal Alam Lestari, 10(1), 33–43. https://doi.org/10.36733/alamlestari.v10i1.11724
Pratiwi, N. I., & Handayani, S. (2025). The effect of competence on job readiness with work motivation as a mediator. International Journal of Application on Economics and Business (IJAEB), 3(1), 123–134. https://doi.org/10.25105/ijaeb.v3i1.35194
Rhama, B. (2019). Kebijakan pengembangan sumber daya manusia bidang pariwisata di Kalimantan Tengah. https://doi.org/10.17605/OSF.IO/27KV5
Saputri, W. A., & Muryanto, F. (2024). Peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pariwisata di Kabupaten Gunungkidul. Dharmala of Social Science, 1(1), 1–11.
Salsabila, S. N., Anshori, M. I., Kamil, A., & Jamilati, N. (2024). Strategi inovatif pengembangan sumber daya manusia dalam industri pariwisata di Bangkalan. Jurnal Bintang Manajemen, 2(1), 176–190. https://doi.org/10.55606/jubima.v2i1.2721
Sirih, S. H., Ismail, I., & Juharni. (2019). Strategi pengembangan sumber daya manusia pada BKPSDM Kabupaten Majene. Jurnal Paradigma, 1(2), 5–11.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.
Sugeha, R., Nurmandi, A., & Suswanta. (2021). Strategi pengembangan sumber daya manusia pelaku kepariwisataan di Kabupaten Bantul. Jurnal Education and Development, 9(1), 584–591.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sunarsi, D. (2018). Pengembangan sumber daya manusia strategik & karakteristik sistem pendukungnya: Sebuah tinjauan. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 2(3), 178–194.
Sutopo. (2006). Metodologi penelitian kualitatif: Dasar teori dan terapannya dalam penelitian. Universitas Sebelas Maret.
Sutrisna, A., & Lestari, S. P. (2021). Peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata di era pandemi Covid-19 berdasarkan kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual. Eksis: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 12(1), 62. https://doi.org/10.33087/eksis.v12i1.224
Tourism, W., & UNWTO. (2019). International tourism highlights: International tourism continues to outpace the global economy. World Tourism Organization.
Weiss, C. H. (1998). Evaluation: Methods for studying programs and policies (2nd ed.). Prentice Hall.
Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul. (2022). Buku profil Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Tahun 2022. Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul.
Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul. (2023–2025). Data statistik kepariwisataan Kabupaten Gunungkidul Tahun 2023–2025. Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. (2025). Laporan akhir kajian analisis belanja wisatawan Kabupaten Gunungkidul Tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional Tahun 2010–2025.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

