Pelestarian Budaya dalam Tari Wali Krama Murwa pada Tradisi Usaba Sambah di Desa Pesedahan Karangasem

  • Putri Ekaresty Haes Universitas Pendidikan Nasional

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelestarian budaya yang dilakukan oleh masyarakat desa Pesedahan melalui tari wali krama murwa dalam tradisi usaba samba. Metode kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tari wali merupakan tarian sakral yang berfungsi sebagai pelaksana upacara yadnya dan wajib ditarikan oleh penduduk asli setempat (krama murwa), tarian ini memiliki tiga bentuk yaitu Tari Pendet Lanang, Tari Pendet Tari Istri, dan Tari Rejang Lilit. Ketiga tarian ini memiliki makna untuk menyenangkan Ida Betara atau Hyang Kuasa (Tuhan) agar dapat memberikan berkah kemakmuran bagi masyarakat setempat.


This study aims to determine the cultural preservation carried out by the Pesedahan village community through the wali krama murwa dance in the usaba samba tradition. Qualitative method with an ethnographic approach through observation, interviews and documentation techniques. The results of the study explain that the wali dance is a sacred dance that functions as an executor of the Yadnya ceremony and must be danced by the local natives (krama murwa), this dance has three forms, namely the Pendet Lanang Dance, the Pendet Istri Dance and the Rejang Lilit Dance. These three dances have a meaning to please Ida Betara or Hyang Power (God) in order to give the blessing of prosperity to the local community.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkaf, M. (2013). Tari Sebagai Gejala Kebudayaan: Studi Tentang Eksistensi Tari Rakyat Di Boyolali. KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture, 4(2), 125–138. https://doi.org/10.15294/komunitas.v4i2.2401
Dasih, I. G. A. R. P. (2018). Komunikasi Simbolik dalam Tari Pendet Lanang pada Usabha Sambah di Desa Pakraman Pesedahan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem. Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Agama Dan Ilmu Sosial Budaya, 13(1), 1. https://doi.org/10.25078/wd.v13i1.429
Djamalu, W. (2014). Tari Maengket : Maowey Kamberu di Desa Kaaruyan Kecamatab Mananggu Kabupaten Boalemo [UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO]. https://repository.ung.ac.id/skripsi/show/341408039/bentuk-pertunjukan-tari-maengket-maowey-kamberu-di-desa-kaaruyan-kecamatan-mananggu-kabupaten-boalemo.html
Ersa Mega Reta Putri. (2013). Fungsi dan Bentuk Penyajian Tari Sambut Dalam Upacara Penyambutan Tamu di Muara Enim, Sumatra Selatan [UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA]. In UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA. http://eprints.uny.ac.id/27746/1/Ersa Mega Reta Putri 09209241034.pdf
Morrisan. (2019). Riset Kualitatif (Edisi Pert). Prenanda Media.
Saidita, W., Azwar, A. J., & Yani, A. (2013). Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ritual Mitoni Ditinjau Dari Aqidah Islam (Studi di Desa Rejosari Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin). Skripsi Universitas Islam Negeri Raden Fatah, 53(9), 1689–1699.
Savitri, N. W. N., Mardika, I. K., & Luwih, I. M. (2018). Tari Sakral Tugleng-tugleng dalam Upacara Ngusaba Sambah di Desa Pakraman Kastala Kecamatan Bebandem Kabupaten Karangasem (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Jurnal Penelitian Agama Hindu, 2(1), 96–103.
Sedana, I. G. A. (2015). Busana Tari Bali Dalam Fashion Photography [INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA]. https://doi.org/ttps://doi.org/10.24821/srs.v0i0.832
Suadnyana, I. B. P. E. (2018). Sang Hyang Sambah Dalam Ngusabha Sambah Di Desa Parkaman Pesedahan Manggis Karangsem (Kajian Bentuk, Fungsi dan Makna). 9(1), 87–96.
Subamia, I. N., Suastika, I. M., & Linggih, I. N. (2021). Mytologi Representation Dewa Indra in Pandage War at Usaba Waste Ceremony in the Tenganan Traditional Village Pegringsingan Manggis, Karangasem, Bali (Social Theological Perspective). Sociological Jurisprudence Journal, 4(1), 68–74. https://doi.org/10.22225/scj.4.1.2646.68-74
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R dan D. Alfabeta.
Supeno, M. Y., & Nugraha, A. (2021). Aspek Sains dan Budaya Instrumen Cetik dalam Tinjauan Etno Organologi Akustik. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 7(2), 125. https://doi.org/10.32884/ideas.v7i2.362
Yulianti, N. K. D. (2014). Eksistensi Tari Bali dan Jawa dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Segara Widya, 2 No. 1, 249–259.
Published
2021-08-20
How to Cite
HAES, Putri Ekaresty. Pelestarian Budaya dalam Tari Wali Krama Murwa pada Tradisi Usaba Sambah di Desa Pesedahan Karangasem. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 7, n. 3, p. 101-106, aug. 2021. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/468>. Date accessed: 28 oct. 2021. doi: https://doi.org/10.32884/ideas.v7i3.468.