Analisis Nilai Kelestarian Lingkungan Obyek Wisata Tasik Ria Berdasarkan Willingness To Pay

  • Nurdin Mohamad Universitas Negeri Gorontalo
  • Rakhmat Jaya Lahay Universitas Negeri Gorontalo

Abstract

The tourism sector currently plays a very important role in realizing national development. Various tourism areas become the prima donna and priority of the local government, because in addition to increasing regional income, it also has a positive impact on the economic level of the community, especially the community around the tourism area. Tourism development is aimed at improving the socio-economic conditions of the community such as opening and expanding employment opportunities, increasing income, and encouraging the speed of regional development. In addition, the management and development of tourism is expected to pay attention to environmental sustainability. Especially people who live around tourism areas. The tourism environment needs to be preserved because it has socio-economic values, such as the value of choice and the value of existence. This study shows that the socio-economic value of environmental sustainability at the Tasik Ria tourist attraction is Rp. 743,279,85,000. This figure is still the minimum value of these natural resources and does not take into account the value of the benefits of natural resources. However, this has shown that the Tasik Ria tourism environment area has a very valuable socio-economic value.


 


Sektor kepariwisataan saat ini memegang peranan yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan nasional. Berbagai daerah pariwisata menjadi primadona dan prioritas pemerintah daerah, karena di samping meningkatkan pendapatan daerah juga memberikan dampak positif terhadap tingkat ekonomi masyarakat, terutama masyarakat sekitar kawasan pariwisata. Pembangunan kepariwisataan ditujukan untuk memperbaiki kondisi sosial ekonomi masyarakat seperti membuka dan memperluas lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, serta mendorong kecepatan pembangunan daerah. Selain itu, pengelolaan dan pengembangan pariwisata diharapkan memperhatikan kelestarian lingkungan. Terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan pariwisata. Lingkungan pariwisata perlu dilestarikan karena memiliki nilai sosial ekonomi, seperti nilai pilihan dan nilai eksistensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sosial ekonomi kelestarian lingkungan objek wisata Tasik Ria adalah Rp743.279.85.000. Angka ini masih merupakan nilai minimal dari sumber daya alam tersebut dan belum memperhitungkan nilai manfaat dari sumber daya alam. Namun hal tersebut telah menujukan bahwa kawasan lingkungan parawisata Tasik Ria memiliki nilai sosial ekonomi yang sangat berharga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonimous. (2013). Pengendalian Sosial di Bidang Pelestarian Lingkungan Alam (Kewang). Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Jakarta
Dixon, J. A. (2016). Economic Valuation Techniques For The Environment: A case Study Work Book. The Johns Hopkins University Press.
Hawkins, D. E and K. Lindberg. (1993). Ecotourism: A Guide For Planneers and Managers.The Ecotourism Society, North Bennington, Vermont
Inskeep, E. (1991). Tourism Planing: An integreted and sustainable development approach. Van Nostrand Reinnhold, New York
Jhingan, M. L. (1999). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. PT. Raja Gratindo Presada: Jakarta
Hadinoto. (1996). Perencanaan Pengembangan Dimensi Kepariwisataan. UI-Press: Jakarta
Koestoer. (1995). Perspektif Lingkungan Desa dan Kota. UI-Press Jakarta
Manning, C dan N.T Effendi. (1985). Urbanisasi, Pengangguran dan Sektor Informal di Kota. PT Gramedia: Jakarta
Mantra, I.B. (1994). Dampak Pembangunan Pariwisata: Perspektif Religi, Sosial, Budaya,
Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan. Yogyakarta
Polii, B. (2001). Pertimbangan Lingkungan dalam Pelaksanaan Pembangunan. Makalah pada Seminar tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup di Bitung. Fakultas Pertanian UNSRAT
Siagian. (1984). Teori dan Praktek Kepemimpinan. Rineke Cipta: Jakarta.
Soemarwoto. (1992). Ekologi Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jembatan: Jakarta
Suparmoko. (1981). Ekonomi Pembangunan. BPEE: Yogyakarta
Spillane, J. (1991). Ekonomi Pariwisata Sejarah dan Prospek. Kanisus, Yogyakarta
Walpole, R.E dan R.H Miyers. (1995). Ilmu Peluang dan Statistika untuk Insinyur dan Ilmuan. ITB: Bandung
Yoeti, O.A. (1980). Ilmu Pengetahuan Kepariwisataan, Akademi Kepariwisataan. Bandung
Published
2021-11-17
How to Cite
MOHAMAD, Nurdin; LAHAY, Rakhmat Jaya. Analisis Nilai Kelestarian Lingkungan Obyek Wisata Tasik Ria Berdasarkan Willingness To Pay. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 7, n. 4, p. 277-282, nov. 2021. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/475>. Date accessed: 05 dec. 2021. doi: https://doi.org/10.32884/ideas.v7i4.475.