Nilai Karakter Pakaian Corak Tenun Songket Melayu Siak di Kampung Tengah Kabupaten Siak

  • Mita Sapitri Universitas Riau
  • Wilson Wilson Universitas Riau
  • Daeng Ayub Universitas Riau

Abstract

Bagi masyarakat Melayu selain berfungsi sebagai penutup aurat dan ciri khas, pakaian yang digunakan memiliki makna dan nilai. Begitu juga pada masyarakat Melayu Siak di Kampung Tengah,kain tenun songket khas siak yang dipakai memiliki nilai dan makna yang dipercayai oleh masyarakat di Kampung Tengah, sehingga dapat menggambarkan karakter yang menggunakannya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai karakter pada pakaian Melayu  berbagai corak tenun songket Melayu Siak yang terdiri dari pakaian harian, semi formal, formal, dan pakaian upacara pernikahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian pada pakaian harian memiliki nilai karakter religius, disiplin dan bersahabat atau komunikatif. Pakaian semi formal memiliki nilai karakter religius, jujur, toleransi, cinta damai, peduli sosial dan tanggung jawab. Selanjutnya pada pakaian formal memiliki nilai karakter cinta damai, religius, jujur, bertanggung jawab, peduli sosial dan toleransi. Pakaian upacara pernikahan memiliki nilai karakter jujur, tanggung jawab, religious, cinta damai dan toleransi.


 


For the Malay community, clothing is used to cover the genitals and the characteristics or identity of the wearer. In addition, the clothes used have meaning and value for the Malay community. Likewise, the Siak Malay community in Kampung Tengah has a characteristic of Malay clothing by using a typical Siak songket woven cloth with various patterns or motifs that have values ​​and meanings that are believed by the people in Kampung Tengah, so that they can describe the character for those who use it. The purpose of this study is to describe the character values ​​of Malay clothing which have various styles of Siak Malay songket weaving consisting of daily, semi-formal, formal, and wedding ceremony clothes. This research uses descriptive qualitative research with data collection techniques using documentation, observation and interviews. From the research results, daily clothes have religious, disciplined and friendly or communicative character values. Semi-formal clothes have religious character values, honesty, tolerance, love of peace, social care and responsibility. Furthermore, formal clothing has character values ​​of peace-loving, religious, honest, responsible, socially caring and tolerant. Wedding ceremony clothes have character values ​​of honest, responsible, religious, peace-loving and tolerance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardila, R. M. (2017). Pendidikan Karakter Tanggung Jawab dan Pembelajarannya di Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan.
Ayub, D. (2011). Sejarah dan Budaya Melayu. Tanjung Pinang: UMRAH PRESS.
Azhar, A. e. (2018). Pendidikan Budaya Melayu Riau Buku Sumber Pegangan Guru. Lembaga Adat Melayu Riau. Dinas Kebudayaan dan Pendidikan Provinsi Riau.
Batubara, J. (2015). Pengembangan karakter jujur melalui pembiasaan. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 1–6.
Faisal, G. W. (2013). Selembayung Sebagai Identitas Kota Pekanbaru: Kajian Langgam Arsitektur Melayu. Indonesian Journal of Conservation.
Guslinda, G. K. (2020). Perubahan Bentuk, Fungsi Dan Makna Tenun Songket Siakpada Masyarakat Melayu Riau. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Ichwan, M. R. (2021). Pasang ri Kajang: Tradisi Lisan Masyarakat Adat Ammatoa Suku Kajang dalam Pembentukan Karakter Konservasi. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 133–142.
Lestari, S. R. (2017). Kajian Motif Tenun Songket Melayu Siak Tradisional Khas Riau. Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa Dan Desain, 33–48.
Maulia, R. (2015). Wisata Budaya Dalam Tradisi Tenun Di Kecamatan Mempura Kabupaten Siak. Riau University.
NIA NURSAKTILA, U. M. (2020). NILAI-NILAI ESTETIKA DALAM PAKAIAN ADAT PENGANTIN MELAYU (STUDI DI DESA MUARA MADRAS, KECAMATAN JANGKAT, KABUPATEN MERANGIN). UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Purnasari, D. W. (2015). STUDI TENTANG NAMA, BENTUK, PENEMPATAN DAN MAKNA MOTIF PADA PAKAIAN RAJA KERAJAAN SIAK SRI INDRAPURA PROVINSI RIAU. Serupa The Journal of Art Education.
Samrin, S. (2016). Pendidikan Karakter (Sebuah Pendekatan Nilai. Al-TA’DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 120–143.
Sari, H. M. (2020). ANALISIS SEMIOTIKA BUDAYA BERBUSANA SARUNG: ANTARA INDONESIA DAN MESIR. Multaqa Nasional Bahasa Arab.
Sari, M. E. (2015). Tenunan Songket Melayu Riau di Kota Dumai Provinsi Riau. Journal of Home Economics and Tourism.
Shalika, M. P. (2020). Makna Semantik dan Semiotik Teks Ornamen Rumah Gadang Minangkabau.
Syaefudin, S. S. (2018). Tipologi kepemimpinan kepala sekolah dalam pembentukan karakter cinta damai siswa smp piri 1 Yogyakarta. MANAGERIA. damai siswa smp piri 1 Yogyakarta. MANAGERIA, 47–67.
Wuryandani, W. M. (2018). Perancangan Buku Cerita Pop-Up Berbasis Karakter untuk Menanamkan Karakter Peduli Sosial Anak Usia Dini. Proceedings of the ICECRS.
Yunus, R. (2013). Transformasi nilai-nilai budaya lokal sebagai upaya pembangunan karakter bangsa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 67–79.
Zairina, N. F. (2020). Tingkat Pengetahuan Busana Melayu Riau dalam Upacara Pernikahan di Lingkungan Adat Riau. Fashion and Fashion Education Journal, 40–45.
Published
2022-02-28
How to Cite
SAPITRI, Mita; WILSON, Wilson; AYUB, Daeng. Nilai Karakter Pakaian Corak Tenun Songket Melayu Siak di Kampung Tengah Kabupaten Siak. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 153-160, feb. 2022. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/575>. Date accessed: 04 may 2026.