Membangun Sikap Moderasi Beragama Melalui Penanaman Nilai Budaya Lokal Tama Umma Kalada

  • Yohanes Umbu Lede STKIP Weetebula

Abstract

Penanaman nilai budaya lokal dalam ritual adat Tama Umma Kalada untuk membangun sikap moderasi beragama mengalami pergeseran makna. Faktor penyebab adalah era globalisasi. Perkembangan IPTEK dan minimnya pemaknaan terhadap budaya turut merubah cara pandang masyarakat Wewewa. Tujuan penelitian mengetahui nilai budaya lokal yang ditanamkan dalam ritual adat Tama Umma Kalada untuk membangun sikap moderasi beragama. Metode yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai budaya dalam ritual adat Tama Umma Kalada yakni masyarakat masih menghidupi dan memegang erat nilai-nilai budaya seperti nilai ketaatan, solidaritas, nilai persatuan, nilai gotong royong, nilai kerja keras, nilai religius, dan toleransi serta penghormatan terhadap leluhur.


 


The inculcation of local cultural values ​​in the traditional ritual of Tama Umma Kalada to build an attitude of religious moderation has experienced a shift in meaning. The causative factor is the era of globalization. The development of science and technology and the lack of meaning for culture have also changed the perspective of the Wewewa community. The purpose of the study was to find out the local cultural values ​​embedded in the traditional Tama Umma Kalada ritual to build an attitude of religious moderation. The method used is a qualitative research method with a phenomenological approach. Data collection technique is interview. The data analysis technique used is data triangulation. The results showed that the inculcation of cultural values ​​in the Tama Umma Kalada traditional ritual, that is, the community still lives and holds tightly to cultural values ​​such as the value of obedience, solidarity, the value of unity, the value of gotong royong, the value of hard work, religious values, and tolerance and respect for ancestors.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aksa, A., & Nurhayati, N. (2020). Moderasi Beragama Berbasis Budaya Dan Kearifan Lokal Pada Masyarakat Donggo Di Bima (Tinjauan Sosio-Historis). Harmoni, 19(2), 338–352. https://doi.org/10.32488/harmoni.v19i2.449
Brata, I. bagus. (1967). Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 05(01), 5–24.
Cres, & Wel, J. W. (2021). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (4th ed.). Pustaka Pelajar.
Datuk, A. (2021). Nusa Toleransi Terindah untuk Merawat Nilai-Nilai Pendidikan Multikultur di SMA Negeri 8 Kota Kupang Dalam Perspektif Kearifan Lokal. 59–68. https://doi.org/10.32884/ideas.v7i4.388
Fauzian, R. (2021). Penguatan moderasi beragama berbasis kearifan lokal dalam upaya membentuk sikap moderat siswa madrasah. VI(June), 1–14.
Hudijono, S. (2009). T Ari W Oleka : Seni Ritu Gis Woleka : Ritual Mas Y Araka T Marapu. 24(1), 68–77.
Karmadi, A. D. (2007). Budaya Lokal Sebagai Warisan Budaya dan Upaya Pelestariannya. Dialog Budaya Daerah Jawa Tengah, 1–6. http://kebudayaan.kemdikbud.go.id/wp-content/uploads/sites/37/2014/11/Budaya_Lokal.pdf
Lede., Y. U. (2021). Titik Temu Pastoral Perkawinan Antara Agama Katolik Dan Budaya Lokal Di Sumba-Nusa Tenggara Timur. Educational Journal of Islamic Management (EJIM), 1(2), 68–84. https://doi.org/ejim/v1n1.1233
Lede, Y. U. (2021). Interaksi Sosial Mahasiswa Katolik dan Muslim STKIP Weetebula. Educational Journal of Islamic Management, 1(1). https://doi.org/10.47709/ejim.v1i1.1088
Lika, F. A. R., Haris, S., & Suyatno. (2021). Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Sumba Timur. Jurnal Education and Development, 9(1), 294–299.
Ratih, D. (n.d.). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Misalin Di Kecamatan Ciragas Kabupaten Camis. 45–57.
Rukajat, A. (2018). Pendekatan Penelitian Kualitatif (C. Morris (ed.); 1st ed.). DEEPUBLISH.
Setyaningrum, N. D. B. (2018). Budaya Lokal Di Era Global [Local Culture in the Global Era]. Ekspresi Seni [Journal of Art Expression], 20(2), 102–112.
Tjahyadi, I. (2019). Kajian Budaya Lokal (S. Andayani (ed.); 1st ed.). Pagan Press.
Yuliana. (2020). Tradisi Lisan Teda Dalam Upacara Padede Umma Kalada Masyarakat Kabizu Beijelo, Sumba Barat Daya: Kajian Ekolinguistik Metaforis. SELL Journal, 5(1), 55.
Published
2022-03-02
How to Cite
LEDE, Yohanes Umbu. Membangun Sikap Moderasi Beragama Melalui Penanaman Nilai Budaya Lokal Tama Umma Kalada. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 8, n. 1, p. 237-244, mar. 2022. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/627>. Date accessed: 16 may 2026.