Konstruksi Peran Gender dalam Produksi dan Konsumsi Makna Gugon Tuhon

  • Ella Nazerinatul Fauziyah University of Indonesia
  • Shuri Mariasih Gietty Tambunan
  • Rias Antho Suharjo

Abstract

Terdapat kepentingan kuasa dan ideologi dominan dalam tradisi gugon tuhon yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana makna diproduksi (encoded) dan dikonsumsi (decoded) dalam teks gugon tuhon yang dijadikan korpus penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis tekstual dan metode etnografi yaitu FGD (Focus Group Discussion). Temuan penelitian menunjukkan bagaimana perempuan diposisikan dalam gugon tuhon yaitu sebagai perempuan yang pasif dan submisif terhadap laki-laki dan dibatasi dalam ruang domestik. Dalam proses konsumsi makna, responden bernegosiasi atau berkontestasi dengan pemaknaan dominan yang ditawarkan gugon tuhon.


 


The tradition of gugon tuhon in Javanese society, which has been imbedded in the everyday lives, is highly associated with power relation and dominant ideology. This article aims to explore how meaning is produced or encoded and consumed or decoded in the selected gugon tuhon texts. The method of analysis is through textual analysis and ethnography mainly Focus Group Discussion. Research findings show how gugon tuhon construct on how women are positioned in the society, which is being passive and submissive towards men and also is restricted in the domestic space. In the process of consumption, findings show that respondents are negotiating or contesting the dominant meanings offered by the texts.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amongwisastra. (1881). Bromartani. Harveldt & Co.
Andari, R. R. B., & Widhyasmaramurti. (2020). Gugon Tuhon Table Manners as a Medium of Cross-Generation Cultural Transfer. 453(Inusharts 2019), 164–168. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200729.032
Barthes, R. (1991). Mythologies (L. Annette (ed.)). Noonday Press.
Budiati, A. (2010). Aktualisasi Diri Perempuan dalam Sistem Budaya Jawa (Persepsi Perempuan terhadap Nilai-Nilai Budaya Jawa dalam Mengaktualisasikan Diri). Pamator, 3(1).
Christiani, L. C., & Ikasari, P. N. (2020). Generasi Z dan Pemeliharaan Relasi Antar Generasi dalam Perspektif Budaya Jawa. Jurnal Komunikasi Dan Kajian Media, 4(2), 84–105.
Dewi, N. & Sugiarti. (2020). Mitos Gugon Tuhon pada Serat Centhini 1 Gubahan Agus Wahyudi. Jurnal Pembelajaran Sastra, 2(1).
Dimitrova, D. (2013). Religion in Literature and Film in South Asia. Springer.
Dinasti, A. (2013). Gugon Tuhon Seputar Masa Kehamilan di Desa Karangsembung Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Dan Budaya Jawa, 3(1).
Doherty, L. (2015). Gender and the Interpretation of Classical Myth. Bloomsbury Publishing.
Giddens, A., & David, H. (1982). Perdebatan Klasik dan Kontemporer Mengenai Kelompok, Kekuasaan, dan Konflik. CV. Rajawali.
Hall, S. (1980). Encoding/decoding. Culture, Media, Language. Routledge.
Hermanto, R., Anisyah, & Dwisulistyaningsih. (2018). Makna Kultural dan Fungsi Gugon Tuhon pada Masyarakat Jawa di Desa Tulis Kecamatan Tulis Kabupaten Batang dan Dusun Bulu Kecamatan Wirosari (Kajian Etnolingustik). Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya, 409–413.
Hermawati, T. (2007). Budaya Jawa dan Kesetaraan Gender. Jurnal Komunikasi Massa, 1(1), 18–24.
Idrus, M. (2004). Kepercayaan Eksistensial Remaja Jawa. Disertasi.
Idrus, M. (2012). Pendidikan Karakter pada Keluarga Jawa. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(2).
Iswidayati, S. (2007). Fungsi Mitos dalam Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat Pendukungnya. Harmonia. Jurnal Pengetahuan Dan Pemikiran Seni, 8(2).
Kurniawati, D. (2019). International Review of Humanities Studies PRAGMATIC MEANING OF BABY CARE International Review of Humanities Studies. 4(2), 973–986.
Kusuma, K. & Bernadette. K. (2017). Gugon Tuhon dalam Pandangan Anak Usia Sekolah di Jombang. Proceeding International Young Scholars Symposium of Humanities and Arts.
Humm, M. (2007). Ensiklopedia Feminisme (Terjemahan). Fajar Pustaka Baru.
Mulder, N. (2005). Inside Indonesian Society Cultural Change in Java. Kanisius.
Nurjanah, K. & Widhyasmaramurti. (2020). Pragmatics Meaning of Javanese Women Behaviors Gugon Tuhon. Journal of Pragmatics Research, 2(2), 127–143.
Poerwadarminta, W. (1939). Baoesastra Djawa. Batavia J.B. Wolters Uitgevers Maatschappij N. V.
Prawira, W. (1911). Serat Gugon Tuhon. https://www.sastra.org/bahasa-dan-budaya/adat-dan-tradisi/242-gugon-tuhon-prawira-winarsa-1911-1222
Priyatmoko, H. & Hendra, K. (2020). Pageblug dan Perilaku Irasional di Vorstenlanden Abad XIX. LIPI. Majalah Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia, 46(2), 125–137.
Rahmawati, R. & Turita. I. (2019). Gugon tuhon in Serat Tata Cara: The Myth of Dietary Recommendation and Restrictions for Pregnant Women. SEWORD FRESSH 2019.
Padmosoekotjo, S. (2009). Gugon Tuhon. Jurnal Terjemahan Alam Dan Tamadun Melayu, 1(1), 167–171.
Sikharulidze, K. (2013). Place of Myth in Tradisional Society. Journal of Education, 2(1), 59–61.
Suryadi, M. (2019). Potret Kekuatan Perempuan Jawa dalam Bingkai Peralatan Tradisional Masyarakat Jawa Pesisir Melalui Analisis Peran Semantis. NUSA, 14(1).
Handayani, T., & Sugiarti. (2002). Konsep dan Teknik Penelitian Gender. UMM Press.
Webster, H. (1942). Taboo. A Sociological Study. Stanford University Press.
Published
2022-05-19
How to Cite
FAUZIYAH, Ella Nazerinatul; GIETTY TAMBUNAN, Shuri Mariasih; SUHARJO, Rias Antho. Konstruksi Peran Gender dalam Produksi dan Konsumsi Makna Gugon Tuhon. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 503-512, may 2022. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/746>. Date accessed: 06 july 2022. doi: https://doi.org/10.32884/ideas.v8i2.746.