Desa Anti Politik Uang (Money Politik) sebagai Strategi Antisipasi Pilkada Curang Tahun 2024 Provinsi Gorontalo

  • Jupri Jupri Universitas Ichsan Gorontalo
  • Suardi Rais Universitas Ichsan Gorontalo
  • Haritsa Haritsa Universitas Ichsan Gorontalo
  • Aliyas Aliyas Universitas Ichsan Gorontalo
  • Rommy Yusuf Hiola Universitas Ichsan Gorontalo

Abstract

The village is the smallest entity with its strategic position in holding regional elections which is vulnerable to the practice of money politics. Project mark ups, vote buying, bribery, gratuities constitute political corruption when elected as leader. The impact of the regional elections is that they do not produce authentic leaders for the welfare of their citizens. The aim of the research is to build an anti-money politics village as a strategy to anticipate fraudulent regional elections in 2024. This research uses a socio-legal research approach with literature study techniques and in-depth interviews. The research results show that the practice of money politics is influenced by several factors and to minimize these factors, an anti-money politics village model must be formed, one of which is through literacy or community forum-based education.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arsyad, N., Alamsyah, A., & Syam, F. (2022). Desa Anti Politik Uang (Studi Kasus : Desa Alenangka Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai). Sawerigading: Journal Public Administration, 1(1), 11–16. http://ojs.unsamakassar.ac.id/jpa/article/view/61
Aspinall, E., & Sukmajati, M. (2015). Politik Uang di Indonesia: Patronase dan Klientelisme pada Pemilu Legislatif. Polgov UGM.
Dewanto, R., Ramadhan, A. R., Firdaus, F. F., Hidayat, T., & Mozrapa, E. S. (2023). Menumbuhkan Sikap Karakter Kebangsaan Melalui Pendidikan Sejarah pada Era Disrupsi Abad-21. Ideas: Jurnal Pendidiikan,Sosial dan Budaya, 9(2), 343–350. https://doi.org/10 .32884/ideas.v9i2.1307
Faqi, A. F., Hasrul, M., Amaliyah, A., Iskandar, I., & Munandar, M. A. (2023). Persepsi Mahasiswa sebagai Pemilih Pemula terhadap Normalisasi Politik Uang dalam Pemilihan Umum. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 9(1), 17–30. https://jurnal.kpk.go.id/index.php/int egritas/article/download/981/209/3607
Hadiwinata, B. S. (2014). Membangun Demokrasi Melalui Pendidikan. Univeristas Katolik Parahyangan. https://unpar.ac.id/membangun-demokrasi-melalui-pendidikan/
Hafidz, M., Masmulyadi, M., Aritonang, D., Zaid., M., Ihsan, M., & Jukari, A. (2020). Buku 3: Catatan Pengawasan Pemilihan 2020. Bawaslu.
Jupri, J., Ilyas, A. S. K., Rasi, S., Rusmulyadi, R., & Saharuddin, S. (2022). The Role of The Saber Extortion Task Force (Sweeping Illegal Charges Task Force) in The Eradication of Criminal Acts of Corruption. Jurnal Hukum Volkgeist, 6(2), 186–195. https://doi.org/10. 35326/volkgeist.v6i2.2285
Kurniawan, H., & Rahayu, S. (2020). Pemeranan dan Internalisasi Karakter Integritas dalam Pelayanan Literasi Masyarakat. Integrita: Jurnal Antikorupsi, 6(2), 341–354. https://doi. org/10.32697/integritas.v6i2.680
Muhtadi, B. (2019). Politik Uang dan New Normal dalam Pemilu Paska-Orde Baru. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 5(1), 55–74. https://doi.org/10.32697/integritas.v5i1.413
Pahlevi, M. E. T., & Amrurobbi, A. A. (2020). Pendidikan Politik dalam Pencegahan Politik Uang melalui Gerakan Masyarakat Desa. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(1), 141-152. https://doi.org/10.32697/integritas.v6i1.611
Qamar, N., Syarif, H. M., Busthami, D. S., Kamal, M., Aswari, A., Djanggih, H., Rezah, F. S. (2017). Metode Penelitian Hukum (Legal Research Methods) (Abd. Kahar Muzakkir (ed.)). Social Politic Genius (SIGn).
Sari, M. M. K., Huda, M., & Warsono, W. (2023). Resistensi Pemilih Mahasiswa terhadap Politik Uang. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 9(1), 31–40. https://jurnal.kpk.go.id/index.p hp/integritas/article/download/988/211/3609
Satria, H. (2019). Politik Hukum Tindak Pidana Politik Uang dalam Pemilihan Umum di Indonesia. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.32697/integritas. v5i1.342
Seac, A. E. F. (2017). Penguatan Kewenangan Lembaga Badan Pengawas Pemilu Dalam Penegakan Hukum Pemilu. Legal Spirit, 1(2), 83–100. https://doi.org/10.31328/ls.v1i2.5 89
Sianturi, B. E., & Wisnaeni, F. (2016). Penguatan Kelembagaan Panwas Pemilihan dalam Menyelesaikan Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Studi Kasus Penyelesaian Pelanggaran Administrasi, Pidana, dan Kode Etik Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang Tahun 2015). Law Reform, 12(2), 186-196. https://doi.org/10.14710/lr.v12i2.1 5873
Supriansyah. (2017). Money Politic Dalam Pemilu Menurut Pandangan Hukum Islam dan Undang-Undang. (Dcotoral of thesis, UIN Raden Intan Lampung). http://repository.rade nintan.ac.id/2449/1/Skripsi_Mat_Supriansyah_FSH_UINRIL.pdf Umar, J.
Umar, J., Polutu, Y., & Santoso, E. P. B. (2020). Politik Uang dan Pemberian “Sedekah” dalam Tinjauan Adat Gorontalo. Bawaslu Provinsi Gorontalo, 2, 31-39.
Published
2023-11-22
How to Cite
JUPRI, Jupri et al. Desa Anti Politik Uang (Money Politik) sebagai Strategi Antisipasi Pilkada Curang Tahun 2024 Provinsi Gorontalo. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 9, n. 4, p. 1185-1194, nov. 2023. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/1508>. Date accessed: 03 mar. 2024. doi: https://doi.org/10.32884/ideas.v9i4.1508.