Makanan Lokal “Tatake” sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Desa Botutonu’o Kabupaten Bone Bolango

  • Yumanraya Noho Universitas Negeri Gorontalo
  • Meilinda L. Modjo Universitas Negeri Gorontalo
  • Poppy Arnold Kadir Universitas Negeri Gorontalo

Abstract

Gorontalo is a tourist destination that is rich in both, nature and culture. One of the cultural attractions that are quite popular in Gorontalo is culinary. Botutonu'o village which is located in the coastal area of ​​Tomini Bay, Kabila Bone District, Bone Bolango Regency has a unique local food appeal that has not been widely explored and introduced to the community. It is a type of dish made from shellfish or what the local community calls "Tatake". This study aims to raise the uniqueness of the local food "Tatake" as a culinary attraction in Botutonuo Village. This study used descriptive qualitative method. The results showed that the local food "tatake" has the potential to be used as a culinary tourism attraction that can be developed in Botutonu'o Village to support the natural attraction of a beach that has already been developed.


 


Gorontalo merupakan salah satu destinasi wisata yang kaya akan alam dan budaya. Salah satu Daya Tarik budaya yang cukup diminati di Gorontalo adalah kuliner. Desa Botutonu’o yang terletak di wilayah pesisir Teluk Tomini, Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. memiliki daya tarik makanan lokal yang unik, belum banyak dieksplorasi, dan diperkenalkan ke masyarakat, yakni jenis masakan berbahan baku kerang atau yang disebut masyarakat lokal sebagai “Tatake”. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat keunikan makanan lokal “Tatake” sebagai daya tarik wisata kuliner di Desa Botutonuo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan lokal “tatake” memiliki potensi untuk dijadikan daya tarik wisata kuliner yang bisa dikembangkan di Desa Botutonu’o untuk mendukung daya tarik alam berupa pantai yang sudah lebih dahulu dikembangkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chafid Fandeli., Mukhlison., 2000. Pengusahaan Ekowisata. Fakultas Kehutanan Univ. Gadjah Mada Yogyakarta
Cresswell, John W. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitaif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
H. Kodhyat. 1998. Sejarah Pariwisata dan Perkembangannya di Indonesia, Jakarta. Grasindo.
Jamal, Tazim and Mike Robinson (eds.). 2009. The SAGE Handbook of Tourism Studies. London: SAGE Publications, Ltd., hal. 156.)
Kemenparekraf RI. 2012. Buku Pedoman Kelompok Sadar Pariwisata,
Miles, B. Mathew dan Michael Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metode-metode Baru. Jakarta: UIP
Suansri, Potjana, et.al., 2003. Community Based Tourism Handbook, Bangkok: Responsible Ecological Social Tour (REST), hal. 12.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa)
https://independenttravelcats.com
http://kkji.kp3k.kkp.go.id
https://www.genpi.co
https://www.gorontaloprov.go.id
http://www.marinespecies.org
Published
2021-11-16
How to Cite
NOHO, Yumanraya; MODJO, Meilinda L.; KADIR, Poppy Arnold. Makanan Lokal “Tatake” sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Desa Botutonu’o Kabupaten Bone Bolango. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 7, n. 4, p. 243-250, nov. 2021. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/545>. Date accessed: 05 dec. 2021. doi: https://doi.org/10.32884/ideas.v7i4.545.