Analisis Rasionalisasi Nilai-Nilai Mitos Kemponan pada Masyarakat Etnis Melayu
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalisasi nilai-nilai mitos kemponan pada masyarakat etnis Melayu di Desa Peniti Besar Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dalam menggambarkan mitos kemponan yang dipercayai masyarakat dan mengobservasi serta mewawancarai masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos kemponan yang mengandung nilai-nilai yang bersifat rasional, tetapi tidak diketahui oleh masyarakat yang hanya percaya bahwa mitos kemponan hanya berisi bala atau malapetaka. Padahal, hal ini bisa dibuktikan dengan terdapatnya jenis-jenis, fungsi, dan makna rasionalisasi nilai-nilai mitos kemponan.
The research aimed at knowing a rationalizing of the mythical virtues of reverberation on Malay communities in the village of big safety pins in the pawning county. The study USES a descriptive qualitative approach to address the myth of the kempean village of the great pin district over, and to observe and interview local communities. The data-collection technique used is observation, interview and documentation. Research has shown that the myth of the death of the Malay people in the village of great pin holds rational but unknown values of a society whose memorandum bene simply believes that the myth of kemponan merely contains a bala or disaster is proven by its potential, a function and meaning of rationalizing the mythic values of kemponan.
Downloads
References
Asyura, M. (2019). Budaya Kemponan Pada Masyarakat Melayu Pontianak (Kajian Kearifan Lokal Dalam Kehidupan Sosial Etnik Melayu). Handep: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 3(1), 101–120. https://doi.org/10.33652/handep.v3i1.38
Cushman, F. (2020). Rationalization is rational. Behavorial and Brain. Sciences, 43. https://doi.org/10.1017/S0140525X19001730
Datuk, A., & Nobisa, S. N. (2021). Nusa Toleransi Terindah (NTT) untuk Merawat Nilai-Nilai Pendidikan Multikutural di SMA Negeri 8 Kota Kupang dalam Perspektif Kearifan Lokal. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 7(4), 69-78. https://doi.org/10.32884/ideas.v7i4.388
Nindwihapsari, N. (2016). Ungkapan Kemponan Dan Makna Simbolis Tentang Makanan Pada Masyarakat Kalimantan Barat (Kemponan Expression And Meaning Of Symbols On The Food Of The Peoples Of West Kalimantan). Jurnal Kadera Bahasa, 8(2). https://doi.org/10.47541/kaba.v8i2.34
Nurdin. (2019). Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Media Sahabat Cendekia Pondok Maritim Indah.
Pamantung, R. P. (2019). Tradisi Minahasa Terkait Dengan Makanan Tradisional. Kajian Linguistik, 7(1). https://doi.org/10.35796/kaling.7.1.2019.24774
Putri, A. A. (2019). Membedah Mitos Kapuhunan di Kalimantan Dari Aspek Psikologi. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 15(2), 334. https://doi.org/10.32528/ins.v15i2.2994
Rahaju, S. (2016). Ilmu Sosial Budaya Dasar. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Ritzer, G. (2014). Teori Sosiologi. Bantul: Kreasi Wacana.
Sarifah, L. A. (2017). Penanaman Nilai Demokrasi Dalam Boarding School Di Smp It (Islam Terpadu) Ihsanul Fikri Kabupaten Magelang (Universitas Negeri Semarang). Universitas Negeri Semarang. Retrieved from http://lib.unnes.ac.id/31841/
Sobur, A. (2016). Kamus Besar Sosiologi. Bandung: Pustaka Setia.
Syaifulloh, M., & Wibowo, B. (2017). Nilai-Nilai Edukatif Syair Gulung Sebagai Upaya Pendidikan Kebencanaan Berbasis Komunitas Pada Masyarakat Melayu Di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 8(1). https://doi.org/10.24176/re.v8i1.1785
Utari, A. H. (2018). Makna Mitos Ujaran Larangan Orang Tua / Pamali di Desa Tiru Kidul Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (Fkip) Universitas Nusantara Pgri Kediri. Simki-Pedagogia. 02 (06). Issn : 2599-073x
Yulianto, A. (2019). Kepercayaan Lokal Dalam Pemali Banjar di Kalimantan Selatan. Mabasan, 13(1), 1–13. https://doi.org/10.26499/mab.v13i1.240

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

