Ironi Budaya dan Dehumanisasi Terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel Belis Karya Kebamoto
Abstract
Penelitian ini berangkat dari sebuah keprihatian akan ketidakadilan terhadap perempuan sekaligus ingin memperjuangkan hak mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberi pencerahan kepada pembaca dan perempuan sekaligus masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif, merujuk pada buku Novel Belis karya Kebamoto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini berisi tentang praktik budaya dan kepercayaan yang ironi karena sebuah perjodohan bisa dilakukan tanpa sepengetahuan seorang perempuan, bahkan perjodohan itu sudah bisa dilakukan sejak orang masih dalam kandungan. Data dari penelitian ini didapat dari membaca secara cermat buku sumber dan dianalisis dengan menggunakan teori sosiologi sastra feminisme. Hasil penelitian ini dapat menjadi kaca pembesar untuk melihat, mengevaluasi, dan mengubah kehidupan sosial yang sedang tidak adil.
This research based on a concern for injustice against women as well as wanting to fight for their rights. So the main purpose of this research is to enlighten the readers and women as well as society.The method used in this research is a library study, with a qualitative descriptive approach, reference to the book Belis by Kebamoto, published by Inside Technologi. The results show that this novel is about a cultural practice and belief which is ironic because an arranged marriage can be done without the knowledge of a woman. The data from this study were obtained from carefully reading the book and analyzed using the sociological theory of feminism literature. The results of this research can be a big glass to see, evaluate and change social life that is currently unfair.
Downloads
References
———. 2015. Metodologi Penelitian Antropologi Sastra. Yogyakarta: Ombak.
Elanda Welhelmina Doko, I Made Suwetra, & Diah Gayatri Sudibya; 2021.Tradisi Kawin Tangkap (Piti Rambang) Suku Sumba Di Nusa Tenggara Timur; dalam Jurnal Konstruksi Hukum Vol. 2, No. 3, September 2021 Hal. 656-660
Faruk. 2013. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kapita, Oc.H. 1976. Masyarakat Sumba Dan Adat Istiadatnya. Waingapu: Panitia Penerbit Naskah-Naskah Kebudayaan Daerah sumba Dewan Penata Layanan Gereja Kristen Sumba.
Kebamoto. 2014. Belis. Jakarta: Inside Technology.
Kelen, Konradus Dony, and Silvester Nusa. 2019. Paham Dan Upacara Kematian Dalam Agama Marapu Sebagai Wadah Evangelisasi Iman Kristiani Di Sumba-Nusa Tenggara Timur. Jurnal Edukasi Sumba 3(2): 25–38. http://jurnalstkip-weetebula.ac.id/index.php/jes/article/view/54/pdf.
Kleden, Dony. 2013. Politik Resiprositas Kedde, Kontestasi Kearifan Dan Manipulasi Lokal Di Suku Wewewa, Sumba Barat Daya. Yogyakarta: Andi.
———. 2017. BELIS DAN HARGA SEORANG PEREMPUAN SUMBA (Perkawinan Adat Suku Wewewa, Sumba Barat Daya). Studi Budaya Nusantara 1(1): 56–70.
Kleden, Konradus Dony. 2015. Kedde Kematian Dan Kontestasi Gengsi Tradisi Resiprositas Etnik Wewewa, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Etnohistori 1(4): 244–62. https://cupdf.com/document/antropology-etnohistori-journal-v1-e4-2015.html.
———. 2018. Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar. Yogyakarta: Lintang Pustaka.
Miselania, Y. S. (2020). Nilai Pendidikan Dalam Novel Kabola Karya Dony Kleden: Tinjauan Sosiologi Sastra. Jurnal Ilmiah Pendidikan Indonesia, 1.
PM Laksono, Esti Anantasari, & Olga Aurora Nandiswara: 2019. Reproduksi Moda (Pertukaran) Pangan: Menyemai Daulat Hidup di Sumba Barat (Daya) Jurnal Masyarakat dan Budaya Volume 21 No. 3 Tahun 2019
Radcliffe-Brown, A.R. 1965. Structure and Function in Primitive Society. New York: Free Press.
Ratna, Nyoman Kutha. 2010. Sastra Dan Cultural Studies. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
———. 2011. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
———. 2013. Teori, Metode Dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

