The Role of Pancasila in Facing Radicalism and Exclusivism in Indonesia as Bhineka Tunggal Ika

  • Juliana Tirza Universitas Pelita Harapan
  • Wiputra Cendana Universitas Pelita Harapan

Abstract

The purpose of this paper is intend to describe the role of Pancasila in dealing with radicalism and social exclusivism in the era of globalization. This paper also tends to see the impact of globalization on the spread of deviant views such as radicalism and social exclusivism. Finally, how is Pancasila as an ideology to stem radicalism and social exclusivism in the era of globalization in everyday life in the context of nationality in Indonesia. With the literature review method, the writer tries to find answers to the focus of the writing. It was found that cultivation and appreciation of the values ​​of Pancasila need to be instilled in oneself from an early age.


Tulisan ini bermaksud mendeskripsikan bagaimana peran Pancasila dalam menghadapi radikalisme dan eksklusi sosial di era globalisasi? Bagaimana pula dampak globalisasi terhadap merebaknya pandangan-pandangan menyimpang seperti radikalisme dan eksklusi sosial? Terakhir, bagaimana Pancasila sebagai ideologi untuk membendung radikalisme dan eksklusi sosial di era globalisasi dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks kebangsaan di Indonesia. Dengan metode tinjauan pustaka, penulis mencoba mencari jawaban atas fokus penulisan. Ditemukan bahwa penanaman dan penghayatan nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan pada diri sendiri sejak dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afadhal. (2012). Islam dan Radikalisme di Indonesia. Jakarta: LIPI Press.
Aisy, B. R., Ibrahim, D. O., & Khusnul. (2019). Penegakan Kontra Radikalisasi Melalui Media Sosial Oleh Pemerintah Dalam Menangkal Radikalisme. Vol II, No.2, 154.
Asrori. (2015). Radikalisme di Indonesia: Historisitas dan Antropisitas. IAIN Raden Intan Lampung, Vol.9 No.2, 258-260.
Beritasatu.com. (2021). Cegah Paham Radikal Antipancasila. Jakarta: BPIP.
Dewantara. (2015). Filosofi Pendidikan yang Integral dan Humanis dalam Perspektif Mangunwijaya. JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik 13(7), 3-9.
Fathani, & Purnomo. (2020). Implementasi Nilai Pancasila Dalam Menekan Radikalisme Agama.. Mimbar Keadilan, Volume 13 Nomor 2.
Febriyansah, Khodriah, & Wardana. (2017). Upaya Deradikalisasi Narapidana Terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Kedung Pane Semarang. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 3(1), 91-108.
Hafid. (2020). Geneologi Radikalisme Di Indonesia (Melacak Akar Sejarah Gerakan Radikal). Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, Fakultas Agama Islam UMI, Vol.1, No. 1, 32-33.
Hartanto. (2019). Eksistensi Deradikalisasi dalam Konsep Pembebasan Bersyarat Bagi Narapidana Terorisme. Jurisprudentie, 6(1), 56-76.
Hilmy, & Masdar. (2015). Radikalisme Agama Dan Politik Demokrasi Di Indonesia Pasca-Orde Baru. MIQOT, 39(2), 407-425.
Husein. (2017). Fenomena Radikalisme di Indonesia. . Rausyan FIKR Jurnal Pemikiran & Pencerahan, Volume 13 Nomor 2.
Ika. (2017, Juli 26). UGM. Retrieved from Pancasila Mampu Tangkal Radikalisme: https://ugm.ac.id/id/berita/14356-pancasila-mampu-tangkal-radikalisme
Khanif. (2017). Pancasila Dalam Pusaran Globalisasi. Yogyakarta: Lkis Pelangi Aksara.
Muhaimin. (2018). Membudayakan Nilai-Nilai Pancasila dan Upaya Menangkal Tumbuhnya Radikalisme di Indonesia. . Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter, Volume 2 Nomor 1.
Muhammad, A. H. (2016). Deradikalisasi: Peran Masyarakat Sipil Indonesia Membendung Radikalisme. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.
Munif, R. (2018). Sistem Pembinaan Narapidana Terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lamongan. Jurnal Independent Fakultas Hukum, 6(1), 109-112.
Nento, A., & Ahmadin, A. (2017). Inovasi lingkungan sosial dengan nilai moral pancasila dalam pembentukan karakter peserta didik (Penelitian Survey di SMK Negeri 2 Luwuk). Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya.
Qodir, & Zuly. (2014). Radikalisme Agama Di Indonesia; Pertautan Ideologi Politik Kontemporer dan Kekuasaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahardjo. (2017). Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya. 3.
Rantung, A. (2017). Pendidikan Agama Kristen Dalam Kehidupan Masyarakat Majemuk . Yogyakarta: Lintang Rasi Aksara Books.
Rijal, S. (2010). Radikalisme Islam Klasik dan Kontemporer: Membanding Khawarij dan Hizbut Tahrir. AL-FIKR Volume 14 Nomor 2 Tahun , 214-231.
Rizky, A., & Umar, M. (2010). Melacak Akar Radikalisme Islam di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Volume 14, Nomor 2, 169-186.
Siswantara, Y. (2012). Pendidikan Multikultural: Sebuah Tantangan di Indonesia. Jurnal Universitas Katolik Parahyangan, 13(6), 4-8.
Subagyo, A. (2020). Implementasi Pancasila Dalam Menangkal Intoleransi, Radikalisme Dan Terorisme. Jurnal Rontal Keilmuan Pancasila dan Kewarganegaraan, Volume 6, Nomor 1.
Widjojo, A. (2019). Deradikalisasi dan Kontra Radikalisme. Retrieved from Lemhanas RI: http://www.lemhannas.go.id/index.php/berita/berita-utama/844-pancasila-di-tengah-era-globalisasi
Published
2022-08-26
How to Cite
TIRZA, Juliana; CENDANA, Wiputra. The Role of Pancasila in Facing Radicalism and Exclusivism in Indonesia as Bhineka Tunggal Ika. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 8, n. 3, p. 871-878, aug. 2022. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/913>. Date accessed: 28 sep. 2022. doi: https://doi.org/10.32884/ideas.v8i3.913.