Analisis Sosiologis Terhadap Video Viral Tiktok tentang Penegakan Hukum di Indonesia

  • Hamdi Gugule Universitas Negeri Manado
  • Romi Mesra Universitas Negeri Manado

Abstract

In relation to the phenomenon of law enforcement in Indonesia, lately it is also greatly influenced by whether or not a case is viral. We can observe the behavior of law enforcers as if referring to cases that are viral, as well as people who see these symptoms act and behave according to the responses they see from viral cases so that people also try to make things viral so that it gets the attention of many people or related parties. The purpose of this study is to sociologically analyze the viral tiktok video about law enforcement in Indonesia. The method used is a qualitative research method. This study uses data collection techniques in the form of observation. The results of this study are as follows: viral legal cases are handled more quickly, viral legal cases are escorted by netizens, many viral legal cases are revealed and resolved, and the tiktok application is one of the social media that plays an important role in law enforcement in Indonesia.


Berkaitan dengan fenomena penegakan hukum di Indonesia, akhir-akhir ini juga sangat dipengaruhi oleh viral atau tidaknya sebuah kasus. Kita bisa perhatikan perilaku para penegak hukum seakan mengacu kepada kasus-kasus yang sedang viral, begitu juga masyarakat yang melihat gejala ini bertindak dan berperilaku menyesuaikan dengan tanggapan yang mereka lihat dari kasus viral sehingga masyarakat juga berusaha memviralkan sesuatu agar hal tersebut menjadi perhatian banyak orang ataupun pihak terkait. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara sosiologis terhadap video viral tiktok tentang penegakan hukum di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kasus hukum viral lebih cepat ditangani, kasus hukum viral dikawal netizen, kasus hukum viral banyak yang terungkap dan diselesaikan, dan aplikasi Tiktok menjadi salah satu media sosial yang berperan penting dalam penegakan hukum di indonesia.


 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baskoro. (2009). Jenis-Jenis Observasi, Modul Kuliah Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: UIN.
Buana, T., & Maharani, D. (2020). Penggunaan Aplikasi Tik Tok (Versi Terbaru) dan Kreativitas Anak. Jurnal Inovasi, 14(1), 1–10. Retrieved from https://journal.binadarma.ac.id/index.php/jurnalinovasi/article/download/1390/750
Engel. (2014). Penggunaan Aplikasi Tik-Tok Dalam Menunjang Eksistensi Diri Pada Remaja. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents.
Gunawan, I. (2015). KUALITATIF Imam Gunawan. Pendidikan, p. 143. Malang: FIP, Universitas Negeri Malang. Retrieved from http://fip.um.ac.id/wp-content/uploads/2015/12/3_Metpen-Kualitatif.pdf
Hasiholan, T. P., Pratami, R., & Wahid, U. (2020). Pemanfaatan Media Sosial Tik Tok Sebagai Media Kampanye Gerakan Cuci Tangan Di Indonesia Untuk Mencegah Covid-19. Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 70–80. https://doi.org/10.36341/cmv.v5i2.1278
Karunia Santi. (2021). Analisis Terkait Perilaku Netizen Indonesia Dalam Fenomena Ujaran Kebencian dan Bullying di Media Sosial. Program Studi Pendidikan Ilmu Sosial Universitas Lambung Mangkurat, (1996), 6.
Lexy j Moleong. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Morris, W. (1973). The American Heritage Dictionary of English Language. Boston: Houghton Miffin.
Muhlis, A., & Norkholis, N. (2016). Analisis Tindakan Sosial Max Weber dalam Tradisi Pembacaan Kitab Mukhtashar Al-Bukhari (Studi Living Hadis). Jurnal Living Hadis, 1(2), 242. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2016.1121
Mustaqim. (2016). Paradigma Perilaku Sosial Dengan Pendekatan Behavioristik (Telaah Atas Teori Burrhusm Frederic Skinner). Ejournal Iaingawi, 5(1), 1–12. Retrieved from http://ejournal.iaingawi.ac.id
Oktaheriyani, D., Wafa, M. A., & Shadiqien, S. (2020). Analisis Perilaku Komunikasi Pengguna Media Sosial TikTok (Studi Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNISKA MAB Banjarmasin ). Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 7–52. Retrieved from http://eprints.uniska-bjm.ac.id/id/eprint/3504
Subiharta, S. (2015). Moralitas Hukum Dalam Hukum Praksis Sebagai Suatu Keutamaan. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 4(3), 385. https://doi.org/10.25216/jhp.4.3.2015.385-398
Sukiman, S., & Nur Hardiana, M. T. A. (2021). Penggunaan Google Classroom Kombinasi WhatsApp sebagai Media Pembelajaran Daring di Tengah Covid-19. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 7(4), 51. https://doi.org/10.32884/ideas.v7i4.501
Velantin Valiant. (2016). Pengelolaan Konten Tiktok sebagai Media Informasi ( Studi Deskriptif kualitatif mengenai pengelolaan konten tiktok pada akun @ iben _ ma ) Velantin Valiant Fikom UPI Y . A . I. (September).
Zul Afiatul Kharisma dan Kristiani Virgi Kusuma Putri. (2021). Penegakan Hukum terhadap Mafia Karantina COVID-19 Sebagai Pelanggar Undang-Undang Kekarantinaan dan Pelaku Tindak Pidana Pemalsuan. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang, 2(7), 588–606.
Published
2022-08-24
How to Cite
GUGULE, Hamdi; MESRA, Romi. Analisis Sosiologis Terhadap Video Viral Tiktok tentang Penegakan Hukum di Indonesia. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, [S.l.], v. 8, n. 3, p. 1071-1078, aug. 2022. ISSN 2656-940X. Available at: <https://jurnal.ideaspublishing.co.id/index.php/ideas/article/view/956>. Date accessed: 28 sep. 2022. doi: https://doi.org/10.32884/ideas.v8i3.956.